Judul : 98 Kisah Islami Yang Menggugah
Penulis : Dyah Prameswarie dkk
Halama : 279 Halaman
Tahun terbit : 2011
Penerbit : PT. Garmedia Pustaka Utama
Ketika aku membaca judul cover buku "Surga bagi Si Ahli Maksiat", rasa penasaran merasuki jiwa ku. Apakah benar seorang ahli maksiat bisa masuk surga?. Hm..tanpa berlama-lama aku pun mengambil buku ini dan membacanya setibanya di rumah. Selembar demi selembar ku baca, dan terhanyut oleh cerita demi cerita yangdisajikan.
Aisyah memiliki seorang anak gadis yang sangat pintar yang bernama Sabila. Kini Sabila telah lullus dari sebuah universitas terkemuka dan Aisyah sungguh bangga padanya berharap anaknya akan segera pulang. Hari kedatangan Sabila pun tiba, Aisyah menunggunya di depan pintu dengan senyum tulus . Setelah melepas rindu dengan memeluk sabila, mereka duduk santai di depan rumah. Aisyah yang beranjak tua, kagum dengan kecerdasan sabila. Sabila menceritakan tentang masa kuliahnya yang menarik, Aisyah tidak begitu memehami apa yang dicerikan anaknya.
" Jadi, apa gelar yang sekarang kau miliki?" tanya Aisyah.
"sarjana"
Aisyah hanya mengangguk-angguk kemudiaan mengulangi pertanyaan yang sama. Sabila menganggap ibunya tidak mendengarkan jawabannya, dan Sabila pun menjadi kesal dan marah kepada ibunya. Kemudiaan Aisyah merunduk, lalu beranjak dari kursi meninggalkan Sabila. Tak berapa lama, Aisyah kembali dengan menggenggam sebuah benda. Benda itu diserahkan kepada Sabila yang masih marah. Aisyah menyuruh sabila membaca buku tersebut, buku tersebut telah ditulis oleh Aisyah tentang semua masa kecil Sabila.
"Setiap hari, Sabila kecilku selalu bertanya tentang apa saja yang dia lihat. Aku bangga padanya. Suatu kali, dia bertanya tentang suatu benda di depan rumah hingga berkali-kali. Dia terus bertanya hal yang sama, tetapi aku tetap menjawabnya dengan sabar. Bahkan ketika kuhitung dia bertanya lebih dari 30 kali tentang benda itu. Aku menjawab mengenai benda itu dengan penuh kasih sayang dan semoga jawabanku yang akan membawanya menjadi manusia yang penuh dengan ilmu. Aku berharap, dia akan menjadi anak yang yang pintar dan kelak jika aku tua, aku bisa bertanya padanya tentang hal yang tidak aku ketahui. Ya, karena ketika dia besar, zaman kami sudah berbeda dan saat itu akulah yang akan belajar pada anakku"
Setelah membaca buku itu, sabila menatap Aisyah yang menunjukkan wajah sedih. "Sungguh anakku, aku tidak menyadari bahwa pertanyaanku akan membuatmu marah, walau ibu hanya menyakan hal itu sebanyak 5 kali," kata Aisya sambil menitikkan air mata.
Kasih Sayang Ibu dan Anak adalah salah satu dari 98 kisah yang disuguhkan oleh buku ini. Kisah ini mungkin banyak kita alami. kita tak sadar terkadang ucapan atau jawaban kita sebagai seorang anak dapat menyakiti hati orang tua kita terlebih IBU..Padahala ibu kita begitu sabar merawat serta membesarkan kita agar menjadi orang yang sukses. Masih banyak kisah di dalam buku ini yang dapat kita ambil pelajaran agar kita bisa hidup lebih baik.
Buku ini diceritakan dalam bahasa yang mudah dimengerti, membaca buku ini pun tidak perlu harus berurutan dari halaman awal hingga akhir, karena kisah satu dengan yang lainnya tidak saling berkaitan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar